Home / REVIEW / REVIEW : ASUS ZENBOOK UX410UQ, Ultrabook Tipis Performa Gesit
COVER

REVIEW : ASUS ZENBOOK UX410UQ, Ultrabook Tipis Performa Gesit

Sudah tak dapat dipungkiri lagi, kita telah memasuki jaman serba portable. Suatu keadaan dimana penggunaan barang barang bukan hanya berorientasi kepada fungsi, namun juga seberapa mudah kita dapat membawanya.

Penyebab dari timbulnya trend ini adalah tingginya mobilitas manusia, ditunjang dengan adanya revolusi teknologi sehingga bermuculan inovasi inovasi terbaru yang menghasilkan sebuah produk yang bukan hanya fungsional, namun juga portable.

Salah satu produk masa kini yang memiliki bentuk yang portabel adalah notebook, yaitu perangkat yang dapat melakukan berbagai aktifitas layaknya komputer namun memiliki ukuran yang ringkas serta mudah untuk dibawa kemana mana. Pada awalnya, notebook hanya ditujukan untuk kamun priyayi, karena memliki bandrol harga yang tinggi. Seiring berjalannya waktu, harga notebook pun mulai dapat dijangkau oleh masyarakat biasa.

Dan kini, hadir sebuah revolusi teknologi pada notebook yang memiliki segudang kelebihan, adalah sebuah Ultrabook. Ultrabook sendiri didefinisikan sebagai notebook yang mememiliki desain yang tipis, dan memiliki performa yang bahkan dapat menyamai pc sekalipun. Tujuannya sederhana, agar setiap orang dapat melakukan berbagai aktifitas di notebook dengan lancar dan mudah.

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan melakukan review salah satu ultrabook dari asus, yaitu Zenbook UX410UQ atau di beberapa negara bernama UX3410).  Bagi yang belum tahu, Zenbook  merupakan seri notebook premium dari asus yang menawarkan notebook dengan performa tangguh, desain menawan, serta dibalut dengan body yang sangat tipis. 

--- DESAIN ---

desain

Kompak, premiun, elegan, itulah kesan pertama saya ketika melihat notebook ini. Dari segi desain, asus tetap menerapkan bahasa desain yang hampir sama dengan seri zenbook lainnya. Bukan hal yang buruk mengingat desain notebook macam ini pernah mendapatkan penghargaan Good Design Awards, yang dihelat  oleh Japan Institute of Design Promotion (JDP). 

Hampir setiap bagian  dari notebook ini deselimuti oleh bahan alumunium solid. Bagian covernya pun dilapisi dengan balutan finishing spun-metal. Keuntungan dari penggunaan bahan ini adalah bekas sidik jari tak terlalu mencolok, sehingga notebook pun akan selalu terlihat bersih. 

Selain itu, penggunaan bahan aluminium  menghasilkan  kesan glossy serta adanya garis garis metalik berbentuk lingkaran konsentris di bagian cover laptop yang timbul apabila terkena refleksi cahaya, hal tersebut merupakan ciri khas desain zen yang memang diciptakan untuk memanjakan mata. 

Sedangkan untuk bagian inner framenya, terbuat dari plastik yang cukup kokoh serta tak terlihat murahan. Meskipun begitu, masih terlihat sedikit gejala flex pada bagian tertentu seperti di chasisnya. Namun, untungnya hal tersebut tak dapat mengurangi secara signifiikan experience saat menggunakannya, malah ada yang berpendapat bahwahal tersebut membuktikan jika notebook ini memiliki body yang flexible.

Dibagian bawah, kita dapat melihat adanya karet dengan  yang bertugas untuk memaksimalkan grip. Tak jauh dari lokasi karet tersebut, kita pun dapat melihat adanya speaker yang menghadap keluar sehingga menghasilkan keluaran suara yang menggelegar.

Asus menawarkan 2 pilihan warna pada notebook ini, yaitu Rose Gold and Quartz Gray. Dari varian warna tersebut kita sudah mengetahui jika asus menang sangat ingin menonjolkan sisi premium dari zenbook ini. Dan saya rasa, mereka berhasil. Kedua warna tersebut dapat mencerminkan esensi sejati dari zen dsign itu sendiri.

Zenbook UX410 berada di kelas ultrabook, sehingga sudah pasti memiliki body yang sangat sangat tipis. Ia memiliki ketipisan yang hanya 18.95mm dan berat 1,4 kg. Sebuah hal yang cukup mengejutkan mengingat notebook ini membawa spesifikasi yang gahar.

Jadi, dengan dimensi serta berat yang portable, notebook ini dirasa cukup cocok untuk para pengguna yang memiliki mobilitas yang tinggi. Ditunjang dengan desain menarik, menjadikan anda lebih percaya diri saat menggunakannya di tempat tempat umum.

--- LAYAR ---

layar

Di sektor layar, ASUS Zenbook menggunakan layar berukuran 14.0 inch dengan panel FHS IPS matte. Sekedar informasi, panel yang digunakan pada laptop ini bisa dikatakan sama dengan Zenbook UX430, yaitu Chi Mei N140HCE-EN1, suatu hal yang baik untuk notebook sekelas ux410 ini.

Penggunaan panel tersebut pun memiliki beberapa keuntungan, seperti mampu melawan sinar matahari dengan kontras yang padat, pandangan sudut yang luas (178° wide view angle), serta warna yang dihasilkan pun masih baik. Ini merupakan suatu hal yang penting karena sebuah ultrabook harus siap dalam keadaan apapun, indoor maupun outdoor.

#Berikut ini data dari layar Zenbook UX410  yang diperoleh melalui pengetesan Spyder4 sensor :

  • Panel HardwareID: Chi Mei CMN14D2 (N140HCE-EN1);
  • Cakupan: 100% sRGB, 72% NTSC, 78% AdobeRGB;
  • Pengukuran gamma: 2.2;
  • Cahaya maksimum pada layar tengah: 336 cd/m2 
  • Kontras pada kecerahan maksimum: 770:1;
  • Titik putih: 7800 K;
  • Hitam pada kecerahan maksimum: 0.40 cd/m2;
  • Rata-rata DeltaE: 0.69 uncalibrated, 0.68 calibrated.

Notebook ini memiliki range gamut yang cukup luas, yaitu 72% NTSC. Hal tersebut berarti display atau layar pada notebook ini menghasilkan variasi warna yang banyak. Hasilnya, ia dapat membuat warna semakin akurat, serta  setiap karakter yang dimunculkan semakin hidup. 

Kualitas layar pada notebook ini sangat cocok untuk penggunaan sehari hari, terlebih lagi kerapatan pixel 276 per inci membuat beragam aktifitas yang membutuhkan performa layar yang baik, seperti editor video, foto, animasi, dan lain lain.

Selain itu, Asus pula menempatkan sensor yang berfungsi mengatur secara otomatis pencahayaan pada layarnya. Namun jika anda ingin mengaturnya sendiri, kita dapat menakan tombol (FN + A) untuk menonaktifkan fitur tersebut. 

Sebagai tambahan, berikut ini beberapa gambar yang menunjukkan hasil pengetesan layar dari ASUS Zenbook UX410UQ:

Selain detai detail dari spesifikasi diatas, Asus pula melengkapi hardware tersebut dengan fitur yang dapat memaksimalkan kemampuan pada layarnya. Misalnya penggunaan teknologi ASUS Splendid. Sebuah software khas ASUS, yang dapat memberikan 4 pilihan tekstur warna kepada penggunaanya, yaitu Normal Mode, Eye-Care Mode, Vivid Mode, dan Mode Manual. Berikut ini penjelasan dari keempat mode dari teknologi ASUS Splendid. 

eye care mode

Eye Care Mode

Eye care mode adalah mode khusus yang dirancang untuk menjaga mata penggunanya tetap nyaman pada saat melihat layar dengan durasi waktu yang cukup lama. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara mengurangi emisi cahaya biru hingga 30%, sehingga mata akan tetap selalu terjaga.

normal mode

Normal Mode

Kombinasi warna yang konsisten serta temperatur warna disemua panel merupakan ciri dari mode normal. Disini layar akan menampilkan warna yang akurat dan konsisten sehingga mencapai level layaknya warna aslinya.

vivid mode

Vivid Mode

Dengan vivid mode, ASUS melakukan perhitungan dengan penyesuaian saturasi warna dari sebuah gambar untuk membuatnya terlihat lebih hidup. Asus mengklaim memperhitungkan saturasi warna di setiap pixel, berbeda dengan produsen lain yang hanya menambahkan lapisan saturasi warna di seluruh gambar.

manual mode

Manual Mode

Manual mode memungkinkan penggunanya menyesuaikan temperatur warna sesuai selera, mulai dari -50 hingga +50 dengan menggunakan kontrol silinder sederhana. Mode ini akan bekerja lebih baik lagi apabila anda menghubungkannya denga layar notebook ASUS lainnya.

display

Secara keseluruhan, layar dari nortebook ini terbilang sangat baik untuk kebutuhan sehari hari maupun untuk pekerjaan. Hasil yang ditampilkan memiliki detail yang cukup baik, saturasi pun demikian, serta yang membuatnya semakin elegan adalah bezelnya yang tipis (6mm) dengan screen body to ratio sebesar 80%. Sehingga walaupun memiliki ukuran layar 14" namun Zenbook ini  memiliki dimensi layaknya notebook 13".

--- HARDWARE ---

Dari segi spesifikasi hardware, ASUS Zenbook UX410UQ terlihat memberikan sesuatu yang menjanjikan. Menggunakan prosesor generasi ke-7 Intel Core prosesor i7-7500U, GPU Nvidia GTX 940MX , 8 GB DDR4 RAM, dual storage ( penympanan ganda) dengan M.2 80 mm, 2 GB memori GDDR3 128 GB SATA SSD dan 2,5 5400 rpm HDD 1 TB. Oke, supaya kalian mengerti saya akan jelaskan satu satu.

Intel Core  i7-7500U merupakan prosesor generasi ketujuh dari intel yang menawarkan kelebihan utama dalam hal kecepatan pemrosesan serta penggunaan daya yang terbilang hemat ( huruf U menandakan bahwa prosesor tersebut memiliki konsumsi daya yang rendah). Tentunya, hal ini sangat menguntungkan apabila prosesor tersebut dipasangkan ke sebuah ultrabook, karena segala aktifitas semakin menyenangkan dan produktifitas pun makin tinggi.  

Berikut ini data hasil komparasi CPU ASUS Zenbook UX410 dengan brand lain (Novabench):

ASUS ZENBOOK UX410UQ
Score : 525
Lenovo ThinkPad E470
Score : 476
Acer Swift 5
Score : 522
Acer TravelMate X349-M
Score : 469

Prosesor tersebut disandingkan dengan  GPU Nvidia GTX 940MX 2GB GDDR3 dengan kecepatan 1122 MHz dan boost 1242 MHz, yang memiliki tugas untuk mengelola grafis dari notebook ini. GPU yang digunakan sukses mendongkrak kinerja dari notebook ini. Beberapa pengguna mengatakan bahwa penggunaan aplikasi aplikasi intensif seperti Adobe premiere dapat berjalan dengan baik bahkan saat mengedit video dengan kualitas 4K.

Berikut ini hasil pengetesan performa dari ASUS Zenbook UX410UQ:

  • 3DMark 11: P2331;
  • 3DMark 13: Cloud gate – 6562, Sky Driver – 5526, Fire Strike – 1384, Time Spy – 516;
  • PCMark 08: Home Conventional – 2926;
  • Geekbench 3 32-bit: Single-Core: 3251, Multi-core: 7463;
  • Geekbench 4 64-bit: Single-Core: 4223, Multi-core: 7858;
  • CineBench 11.5: OpenGL 49.35 fps, CPU 3.67 pts, CPU Single Core 1.55 pts;
  • CineBench R15: OpenGL 63.40 fps, CPU 347 cb, CPU Single Core 132 cb;
  • x264 HD Benchmark 4.0 32-bit: Pass 1 – 121.72 fps, Pass 2 – 22.96 fps.

Hal perlu digaris bawahi adalah ini merupakan sebuah ultrabook, bukan laptop gaming. Jadi jika anda membeli ini untuk keperluan non stop gaming, saya sarankan anda untuk membeli laptop ASUS ROG ( Republic Of Gamers) saja, yang memang khusus dibuat untuk memberikan kepuasan gaming yang maksimal.

Namun bukan berarti notebook ini tak bisa diajak bermain game. Karena fakta zenbook UX410 menggunakan prosesor dan kartu grafis yang cukup baik, maka bermain game juga dapat dilakukan, tapi tidak intensif. Berikut ini hasil pengujian game dari Zenbook UX410UQ:

gaming

Sebagai gambaran, notebook ini mampu memainkan game GTA V dengan setttingan Low-Med 1080p, dengan hasil 37-42 fps. Game battlefield 1 low preset 1080p dengan hasil 25fps dan Dota 2 settingan rata kanan ( max setting 1080p) di rentang 35-45fps. Jadi, dari hasil tersebut kita dapat melihat bahwa walapun ultrabook ini memiliki desain ramping serta harga yang masih di bawah 20 juta, namun tetap dapat diajak  bermain game, untuk sekedar mengisi waktu luang.

ram

Untuk kelancaran multitasking, notebook ini dilengkapi dengan RAM DDR4  dengan kapasitas sebesar 8GB dan memiliki kecepatan 2133 GHz yang menggunakan konfigurasi single channel. Sebagai ultrabook, RAM ini saya rasa sudah sangat memadai untuk berbagai aktifitas. Kabar gembira lainnya adalah RAM tersebut dapat di upgrade hingga 16GB apabila belum puas dengan 8GB.

penyimpanan

ASUS Zenbook menggunakan 2 macam penyimpanan, yaitu harddisk (HDD) sebesar 1Tb dan M.2 Sata Solid State Drive (SSD) 128 GB. Hal ini merupakan suatu kabar gembira mengingat dengan hadirnya SSD, maka data yang ada di notebook semakin aman karena secara konstruksi, SSD lebih memiliki daya tahan yang kuat dibanding HDD. Dan yang paling utama, kita dapat menyimpan lebih banyak data lagi. Oiya, storage / penyimpanan pada notebook ini masih bisa diganti sehingga lebih fleksibel bagi pengguna yang suka oprek oprek komputer.

Suhu dari body Zenbook UX410 ini masih dalam batas wajar dan tidak sampai mengganggu tangan. Pembuangan panas pada notebook ini mengarah ke atas, sehingga apabila anda menggunakan notebook ini sebagai desktop replacement maka ushakan jangan menutup notebooknya agar tak terjadi overheating. Dan karena tidak ada ventilasi di bawah notebook, sebenarnya fine fine saja apabila kita menggunakannya di kasur, namun tetap tidak disarankan.

suhu

Sebelumnya sudah saya jelaskan bahwa hampir seluruh bagian dari Zenbook UX410 terbuat dari logam aluminium, which is dari segi logika maupun teoritis kimia bahan ini akan cepat menghantarkan panas, karena aluminum merupakan salah satu konduktor panas.

Namun dari gambar diatas, kita dapat meilihat bahwa suhu pada permukaan notebook ini masih berada di kisaran 27.0 hingga 37.1 derajad, hal ini menunjukkan bahwa suuhunya masih dibawah atupun sama dengan suhu ideal manusia itu sendiri, great job ASUS!. 

--- KEYBOARD & TOCHPAD ---

ASUS Zenbook UX410 memiliki layout keyboard yang mengikuti trend masa kini. Yaitu tombol power masuk ke keluarga tombol keyboard yang saat ini masih menjadi perdebatan. Ada yang suka, dan adapula yang kurang menyukai model keyboard macam ini. Untuk pribadi, saya belum menemukan masalah serius saat menggunakannya, apalagi hal ini membuat area sekitar keyboard semakin rapih. 

Untuk tombolnya sendiri terasa empuk dengan Travel distance (jarak tombol) sejauh 1,6mm, hal tersebut sangat membantu terlebih apabila anda memiliki pekerjaan yang berhubungan  dengan pengetikan, seperti conten creator, programmer, pekerja kantoran, dan lain sebagainya.

backlit

Kelebihan lain yang dimiliki keyboardnya adalah adanya fitur backlit keyboard, yaitu cahaya LED yang timbul di setiap tombolnya. Fitur ini sangat membantu pengguna yang memiliki hobi mengetik di area yang gelap. Anda dapat mengatur intensitas cahayanya. sebanyak 3 step, jadi tak perlu khawatir apabila tak suka terlalu terang atau gelap.

Kita berlanjut ke touchpad. Menurut saya, ada detail kecil di bagian trackpad tapi memberi efek yang cukup penting bagi desain notebooknya, yaitu penggunaan material aluminium chrome di sekeliling area touchpad.

Hal tersebut mungkin sepele namun memberikan kesan elegan dan mewah. Touchpadnya sendiri dilapisi dengan kaca presisi yang menggunakan teknologi seperti layar sentuh pada smartphone, sehingga memberikan sensitifitas tinggi dan akurasi yang baik saat menggunakannya.

Untuk memudahkan penggunanya, touchpad ini juga dilengkapi dengan fitur Precision Touch Pad (PTP). Yaitu fitur yang memungkinkan penggunanya dapat mengirimkan sejumlah perintah ke notebook menggunakan berbagai pola yang telah ditentukan.

Misalnya saat ingin melakukan zoom in maupun out hanya melakukan gerakan cubitan jempol dan telunjuk,  men-drag dengan menggesar 1 sari ke arah yang diinginkan, klik kiri dengan menyentuhkan 1 jari pada touchpad, dan beragam perintah lainnya yang bisa anda lihat di gambar.

PORT DAN KONEKTIVITAS

Sejujurnya, dibalik kecanggihan sebuah notebook tipis nan gesit dulu ada yang membuat saya sedikit skeptis dengan ultrabook, yaitu soal kelengkapan portnya. Apalagi semenjak si brand "pir merah" mulai menghilangkan colokan colokan yang dirasa cukup mengurangi fleksibilitas.

Namun, pada akhirnya kekhawatiran itu pun mulai sirna. Karena faktanya, toh ada juga ultrabook yang memiliki port lengkap dibanding ultrabook kebanyakan. Salah satunya adalah ASUS Zenbook UX410UQ. Karena, dibalik bentuknya yang ringkas, ia pun memiliki variasi port yang beragam. 

port asus zen ux410

Di bagian kanan dari notebook ini, kita dapat melihat adanya port USB  Type-A 2.0 dua buah, dan SD Card reader. Dan dibagian kiri, terdapat sebuah port USB 3.0, port HDMI full size, 1 port USB type-C , 3.5 mm audio jack, dan tak lupa Power Supply Unitnya (PSU) .

Selain itu, di dalam boxnya sudah terdapat adaptor HDMI to VGA untuk keperluan sambungan proyektor, dan adaptor USB 3.0 to Ethernet, untuk sambungan LAN,  walaupun sebenarnya kebanyakan orang tak menggunakannya, namun   setidaknya kita tak perlu membeli lagi ketika sedang butuh, dan mungkin itu juga bukti bagaimana kepedulian ASUS ke konsumennya, haha!.

Oke, mari kita berlanjut ke konektifitas. ASUS Zenbook UX410 menggunakan Bloetooth 4.1 yang dirancang agar memberikan konektivitas maksimal dengan penggunaan daya yang minimal dan wifi berjenis 802.11ac yang memiliki kecapatan hingga 2.8 kali lipat lebih cepat dibanding dengan wifi 802.11 b,g, maupun, n. 

--- BATERAI ---

Kekuatan baterai merupakan sebuah hal penting dalam sebuah ultrabook, karena dalam keadaan kondisi tertentu misalnya saat kita memerlukan kinerja dari notebook namun disaat yang sama tak ada colokan listrik, yang membuat  harapan satu satunya adalah daya tahan baterai itu sendiri. Nah, bagaimana performa baterai ASUS Zenbook UX410UQ ini? .

Apabila kita melirik dari spesifikasi yang saya sebutkan diatas, terlihat bahwa notebook ini menggunakan komponen komponen yang memiliki konsumsi daya yang rendah, seperti penggunaan prosesor Intel Core i7-7500U dan bluetooth 4.1. Namun, selain itu kita juga harus melihat data hasil pengetesannya, ya kan?. 

  • 5.8 W (~ 8 jam 15 menit penggunaan) - browsing ringan dan mengedit / menulis teks di Google Drive, Balanced mode, layar dalam kondisi 30%, Wi-Fi aktif;
  • 5.1 W (~ 9 jam 20 menit penggunaan) -fullscreen 1080 p video Youtube di Internet Explorer, Balanced mode, layar dalam kondisi 30%, Wi-Fi aktif;
  • 4.8 W (~ 10 jam penggunaan) – menonton video berformat .mkv layar penuh dengan kualitas 1080 p , Balanced mode, layar pada 30%, Wi-Fi aktif;
  • 5.1 W (~ 9 jam 20 menit penggunaan) - menonton video dengan kualitas 4 K .mkv layar penuh , Balanced mode, layar pada 30%, Wi-Fi ON;
  • 11.6 W (~ 4 jam 05 min penggunaan) – browsing ketat , Balanced mode, layar pada 30%, Wi-Fi ON;
  • 33.0 W (~ 1 jam 25 min penggunaan) - bermain game, High performance mode, layar di 30%, Wi-Fi ON.

Untuk proses pengisian baterai 48Wh di notebook ini, membutuhkan waktu sekitar 2 jam 15 menit hingga penuh. Karena mengusung tema portable, maka barang pendukung seperti charger notebook ini pun memiliki bentuk yang cukup ringkas sehingga mudah dibawa kemana saja.

--- Audio ---

Speaker notebook ini merupakan hasil kolaborasi antara tim ASUS Golden Ear dan Harman Kardon, sebuah perusahaan speaker premium asal Amerika. Menggunakan teknologi ASUS Sonic Master, keluaran suara yang dihasilkan cukup baik untuk aktifitas sehari hari, seperti menonton video, mendengarkan musik, dan lain lain.

Namun memang seperti halnya ultrabook lain, apabila anda seorang proffesional yang menginginkan bass maksimal, mungkin ada baiknya menggunakan speaker eksternal .

suara

Ada lagi fitur tambahan dari ASUS yaitu ASUS Audio Wizard, yang memungkinkan penggunakan memilih 5 mode keluaran suara, yakni music mode, movie mode, gaming mode, recording mode, serta manual mode. Berikut ini penjelasan dari kelima mode tersebut:

Music Mode adalah mode yang akan membawa penggunanya pada pengalaman suara yang benar benar hidup dengan tambahan minimal, sehingga dihasilkan keluaran suara yang orisinil dari produsernya.

Seperti namanya, mode ini dikhususkan untuk memberikan pengalaman menonton video/film yang maksimal. Dengan mode ini, frekuensi dan bass akan ditingkatkan, sehingga menghasilkan efek yang lebih nyata.

Apabila bermain game, tentu membutuhkan detail yang baik seperti suara mesin saat balapan, ataupun ledakan dan pergerakan musuh saat bermain peperangan, Maka dari itu dibuatlah mode ini agar pengalaman bermain game menjadi lebih menyenangkan.

Dengan adanya recording mode, diharapkan setiap rekaman memiliki kualitas yang maksimal, jelas dan seimbang.

Mode ini berfungsi jika anda ingin menyetel sendiri Bass,Treble,Widener,dan Loudness dengan bantuan ICE Power graphic equalizer.

--- TABEL SPESIFIKASI ---

Spesifikasi 
CPUIntel® Core™ i7 7500U Processor (4M Cache, up to 3.50GHz)
Operating SystemWindows 10
Memory8GB DDR4 2133MHz SDRAM + 1 x SO-DIMM socket, up to 16GB RAM
Storage1TB 5400RPM SATA HDD + 128GB SATA3 M.2 SSD
Display14” FHD (1920×1080) IPS 178˚ (wide-viewing angle display) Anti-Glare with 72% NTSC
GraphicsNVIDIA GeForce 940MX, with 2GB GDDR3 VRAM
Input/Output2x USB 2.0, 1x USB 3.0, 1x USB3.1 Type-C (gen 1), 1x Headphone-out & Audio-in Combo Jack, 1x HDMI
KeyboardIlluminated Chiclet Keyboard
CameraHD Web Camera
Connectivity802.11ac+Bluetooth 4.1 (Dual band) 2*2
AudioSupport Windows 10 Cortana, ASUS SonicMaster Technology
Battery3 Cells 48 Whrs Battery
Dimension323 x 223 x 18.95 cm (WxDxH)
Weight1.45Kg with Battery
ColorsRose Gold, Quartz Grey
AccessoriesSleeve + USB3.0 to RJ45 cable + HDMI to VGA cable
PriceRp15.799.000
Warranty2 tahun garansi global

--- KESIMPULAN ---

Overall, menurut saya ASUS Zenbook UX410UQ sangat cocok bagi setiap orang yang menginginkan ultrabook dengan budget dibawah 20 juta, desain menawan nan elegan, bentuk serta bobot yang ringkas, layar dengan detail yang baik serta performa yang memukau.

Tentunya hal tersebut dapat membuat mobilitas setiap umat semakin lancar disaat yang sama produktifitas pun meningkat. Ditambah adanya 2 tahun garansi, maka memberikan ketenangan tersendiri kepada penggunanya pada saat terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Walaupun sebenarnya setiap notebook ASUS telah melakukan berbagai pengetesan, jadi kemungkinan adanya kerusakan sangat minimal.

Jujur saya menginginkan notebook ini, karena ada tiga hal yang membuat saya tertarik dan terpukau, yaitu dari segi ketipisannya, performa, dan desainnya. Namun yang paling penting adalah performa, karena sang penulis sangat benci hal hal yang berjalan lambat karena mengganggu konsentrasi. Yah, tak ada kata kata lagi selain kagum dengan ASUS Zenbook UX410UQ ini.

#ASUSxIntel #ASUSLaptopKu #ASUSAja #Intel

Diolah dari : asus.com/id, zencreator.id, ultrabookreview.com. laptopmedia.com, gadgetIn, BangRipiu, Nerd Reviews ID.

About Fadhil Muhaimin

Hanya seorang manusia biasa yang menyukai dunia otomotif dan teknologi. Son of MUH. SYUKUR
#INI

Check Also

peran ICT sebagai sarana belajar mengajar

Pentingnya ICT Sebagai Sarana Belajar Mengajar

Saat ini, para pelajar dapat bersyukur karena hidup di jaman serba praktis. Kini, kalau ada tugas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: